B)

KONOSUBA : Jilid 1 Bab 1 [TRANSLASI INDO] Part (8/8)

Akhir dari Bab 1 tiba.
Selamat menikmati.

Wanita Loket :v (namanya Luna)
----------------------------


#Bagian 8

“Oke, semuanya sudah sesuai ketentuan. Aku sudah mengkonfrimasi tim kamu telah menyelesaikan misi membunuh lima katak raksasa dalam tiga hari. Terima kasih atas kerja kerasnya.”

Setelah melapor kepada staff guild. Aku menerima imbalan sesuai yang dijanjikan.

Aqua dan megumin yang tertutup lendir, mereka sangat bau jika mereka tidak segera mandi, dan itu akan menyebabkan lebih banyak kesalahpahaman untukku., jadi aku menyuruh mereka berdua untuk mandi di pemandian umum.

Satu katak dikalahkan dan hancur karena menggunakan sihir Explosion, aku sangat khawatir akan  berpengaruh terhapap penyelesaian misi. Tetapi tipe dan angka monster yang telah dikalahkan tetap tertera di kartu petualang, jadi sepertinya tidak ada masalah.

Aku menyerahkan kartu milik ku dan Megumin ke wanita loket, lalu dia menaruh kartu itu kedalanm sebuah kotak aneh seperti mesin. Lalu pengkonfirmasian selesai dengan hanya seperti itu.

Kedna-benda itu dibuat berdasarkan sihir ketimbang ilmu pengetahuan, sepertinya level teknologi di dunia ini tidak terlalu buruk.

Aku melihat ke kartu ku lagi dan melihat aku levelku sekarang 4.

Aku dengar katak raksasa itu sangat bagus untuk menaikan level bagi para pemula.

Aku berhasil mengalahkan 4 katak dengan kekuatanku sendiri, cukup untuk menaikan levelku menjadi 4.

Seperti ini sangat mudah untuk orang berlevel rendah untuk naik level.

Semua status yang di kartu memang menunjukkan peningkatan, tetapi aku tidak merasa bahwa diriku menjadi lebih kuat.

“..tetapi, aku benar-benar bisa menadi lebih kuat dengan hanya membunuh monster.”

Aku mulai bergumam pada diriku sendiri.

Sebelumnya wanita loket telah menjelaskan padaku dari pertama.
 Semua mahluk hidup yang ada di dunia ini memiliki jiwa. Mau dalam bentuk apapun itu, jika kamu makan atau membunuh, kamu bisa menyerap bagian dari memori jiwa tersebut. Itulah yang dia katakan.

Bagian ini seperti game komputer.

Dilihat kembali, disini ada yang disebut poin skill, dimana di kartu ku tertulis angka 3.

Dengan menggunakan poin ini, aku bisa mempelajari skill.

“oke jadi menjual 2 mayat katak raksasa dan menyelesaikan misi memperoleh uang sebesar 110.000 Eris. Silahkan diterima.”

110.000 Eris.

Mayat satu katak raksasa bernilai 5.000 Eris setelah dikurangi pajak transport.

Jadi total hadiah mengalahkan lima katak raksasa bernilai 100.000 Eris

[Penjelas : 

2 mayat katak sebelumnya sudah dijual oleh kazuma sebelum bertemu megumin. Sedangkan untuk kali ini karena satu katak dibunuh oleh explosion megumin hingga tak tersisa, sisa mayat katak yang ada hanya tinggal 2.]

Aqua mengatakan biasanya satu misi selesaikan oleh tim beranggota 5-6 orang petualang.

Jadi untuk petualang biasa, membahayakan hidupmu untuk melawan lima katak dalam beberapa hari dinilai seharga sekitar 125.000 Eris. Untuk 5 orang jadi masing-masing dapat sekitar 25.000 Eris.

...gak sepadan.

Menyelasaikan misi ini dalam sehari, berarti pendapatan harian sekitar 25.000 Eris.

Ini mungkin bisa jadi pendapatn harian yang bagus. tapi kalau sudah ada resiko kehidupan yang masuk tentu saja ini tidaklah sepadan dengan usahanya.

Jika saja tadi ada katak lain yang muncul dan memakanku, kami bertiga pasti sudah mati ditelan.

Hal ini membuat bulu kudukku berdiri.

Aku mencoba untuk mencari misi lain di mading guild.

-Tebang Pohon Egil yang merusak hutan, hadiah tergantung dari jumlah barang yang didapat.

-Bantu aku mencari serigala putih untuk dipelihara.

-Anakku ingin belajar ilmu pedang *Syarat : Hanya boleh seorang Rune Knight (Kesatria Rune) atau Swordmaster (Ahli Pedang).

-Merekrut subjek untuk percobaan sihir *Syarat : Wajib memiliki HP yang tinggi atau Kekebalan yang tinggi terhadap serangan sihir.

[Penjelas : 

Kasatria Rune, adalah tingkatan dari kelas kestaria yang seimbang dan ahli dalam pertahan dan juga serangan.
HP adalah Hit Point/Health Poin yaitu Kekebalan/batasan tubuh terhadap dampak serangan. Jika HP 0, maka karajter tersebut mati,]

Begitulah.

Tidak mudah untuk bertahan di dunia ini.

Aku sudah merasa ingin balik lagi ke jepang di hari kedua aku beranjak bertualang.

“Permisi.. bolehkah aku bertanya?”

Ketika aku sedang kangen rumah dimana aku terduduk disini, seseorang yang sebelumnya disekitarku datang menghampiri dan memulai pembicaraan.

“Apakah ada yang bisa ku bantu?”

Aku mulai gugup bicara setelah melihat orang yang bicara kepadaku.

Seorang kesatria wanita,

Dan juga sangat cantik!

Dia memberikan tampang cantik dan dingin ketika pertama kali aku menatapnya, mungkin sekarang dia melihatku sedang gugup.

Dia juga sepertinya lebih tinggi dariku.

Tinggiku sekitar 165cm.

Mungkin dia sekitar 170cm.

Dia menggunakan armor besi disekitar badannya, seorang wanita cantik dengan rambut pirang dan mata biru.

Mungkin juga dia lebih tua dariku.

Aku tidak bisa melihat bentuk tubuhnya karena tertutup armor, tetapi aku bisa melihat dia sangat feminim.

Melihat wajahnya yang yang dingin... bagiamana ya aku mengatakannya, sedikit membangkitkan sisi masokisku.

...wah, wah ini gak bagus. Aku benar-benar gugup.

“Ah, eh—ada apa ya?”

Melihat Aqua yang seumuran denganku dan juga megumin yang lebih muda dari ku itu tidak masalah. Tapi kali ini seorang wanita cantik yang lebih tua dariku, tentu saja membuatku gugup.
Ini adalah salah satu hal buruk ketika kamu hidup sebagai hikkikomori untuk jangka yang lama.

“Erm.. Tim kalian yang memasang pengumuman perekrutan anggota bukan? Apakah kamu masih mecari anggota?”

Kesatria wanita itu memperlihatkan selembar kertas padaku.

Itu benar, aku tidak mencabut kertas itu ketika megumin bergabung dengan kami kemarin.

“Oh! Kami masih mencari. Walaupun begitu aku tidak menyarankan kamu untuk bergabung...."

“Kumohon pilih aku! Izinkan aku bergabung dengan tim kalian!”

Ketika aku menolaknya, kesatria wanita itu langsung meraih tanganku.

EH?

“tidak, tidak, tidak tunggu dulu, tim kami memiliki banyak kekurangan. Dua anggota lainnya hanya beban dan aku sendiri hanyalah seorang petualang dengan pekerjaan terendah. Karena itu, dua temanku kemarin berlumuran lendir tadi...aw..aw..wawa Sakit!”

Ketika aku mengatkan hal itu kesatria wanita memegang tanganku lebih kuat.

“ternyata aku benar, dua wanita yang berlumuran lendir itu adalah anggota tim mu! Apa yang terjadi? Bagiamana mereka bisa seperti itu? Dan juga... aku ingin merasakan hal itu..!”

“Ha?”

Kakak perempuan ini ngomong apa tadi?

“tidak, aku salah ngomong. Untuk dua orang wanita mengalami hal semcam itu di usia yang masih muda, Aku tidak bisa mengabaikan naluriku sebagi kesatria! Pekerjaanku adalah seorang Kesatria Tingkat atas ‘Holy Knight’. Jadi aku rasa. Aku lolos persyaratanmu.”

[Holy Knight = Kesatria Cahaya, timgkatan lanjut kesatria yang diberkati kekuatan cahaya suci.]

Apa yang salah dengan kesatria wanita ini? Matanya terlihat berbahaya. Aku kira dia adalah seorang kakak perempuan yang tenang dan keren.
 
Tetapi radar bahaya ku mulai berbunyi.

Dia sepertinya akan sama seperti Aqua dan Megumin.

...dia mungkin cantik, tapi aku tidak mau menerima resiko.

“Ara~ aku belum selesai ngomong. Aku benar-BENAR tidak menyarakanmu untuk bergabung bersama kami. Pertama salah satu anggota kami benar-BENAR tidak begruna, yang satu lagi Cuma bisa mengginakan sihir satu kali sehari dan juga aku hanyalah seseorang dengan pekerjaan terendah. Itulah kejelekan tim ini, jadi karena itu aku manyarankanmu untuk mencari yang lain..awawawa!!!”

Kesatria itu semakin mencengkramku dengan kuat.

“kalau begitu ini sempurna! Sejujurnya aku percaya dengan kekuatan dan pertahananku. Tapi aku tidak terlalu pandai dalam keahlian tangan... jadi.. aku sebenarnya seranganku tidak bisa mengenai musuh.”

Benar kan apa yang radarku katakan.

“kamu tidak perlu segan kepadaku karena aku punya pekerjaan tingkat tinggi. Gunzkan aku sesuka yang kamu mau, misalnya perlakukan aku sebagai tameng manusia.”

Kesatria wanita itu mendekatakan wajahnya kedepan ku yang sedang duduk di kursi.

Mukanya terlalu dekat!

Karena aku sedang di posisi duduk, dia melihatku dari arah atas, kesatria wanita emas ini mengunci wajahku tepat ke wajahnya, ini membuat jantungku berdetak kencang.

Naluri hikkikomoriku mulau mempengaruhiku lagi!

Bagiku yang masih perjaka ini mudah sekali terpengaruh oleh hal semacam ini, Ini membuatku susah.

Tenanglah diriku, jangan terpengaruh oleh keindahannya!

“tidak, aku tidak mungkin memperlakukan wanita sebagai tameng. Lagipula tim ku ini sangat lemah, jadi jika ada serangan pasti akan mudah sekali melukai mu. Mosnter akan mulai bergerombol dan mengahajarmu secara bersamaan disetiap pertarungan!”

“itulah mengapa aku lebih menyukainya.”

“Tidak, bagaimana aku mengatakannya ya, dua anggota tim ku simakan oleh katak raksasa dan terlumuri oleh lendir! Mungkin saja itu akan terjadi sehari-hari!”

“ITULAH APA YANG KUMAU!”

...

...

Ha.. aku mengerti sekarang.

Kesatria wanita yang sedang memegang tanganku tersipu malu-malu.

Melihat mukanya, aku mengerti sesuatu.

Wanita ini TIDAK BERGUNA, bahkan karakternya saja sudah rusak.

 Sebelumnya│Lanjut Bab 2│
KONOSUBA : Jilid 1 Bab 1 [TRANSLASI INDO] Part (8/8) KONOSUBA : Jilid 1 Bab 1 [TRANSLASI INDO] Part (8/8) Reviewed by FMI on 15.57.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Komentar Yang Baik , Bahasa Yang Sopan.

Jika Link Rusak Atau Hilang Tolong Komment!
Thanks.

ads
Diberdayakan oleh Blogger.